5 Kebiasaan yang Bikin Langsing

KOMPAS.com – Memiliki bentuk tubuh yang diidamkan tidak semudah membalikkan telapak tangan. Dibutuhkan niat serta usaha keras untuk mendapatkannya. Kemudian, setelah mendapatkannya pun dibutuhkan usaha untuk mempertahankannya.

Kendati tidak mudah, bentuk tubuh
ideal sebenarnya bisa diperoleh dan
dipertahankan dengan menjalani
kebiasaan-kebiasaan kecil namun
bermakna berikut ini :

1. Aktif bergerak
Penelitian menunjukkan, orang yang banyak bergerak membakar 350 kalori lebih banyak setiap harinya daripada orang yang lebih banyak diam. Jumlah tersebut setara dengan berjalan selama 60 menit atau sekitar 6,4 kilometer. Banyak bergerak tidak perlu dengan berolahraga, namun melakukan aktivitas seperti menelepon sambil berdiri, bangkit dari duduk setiap satu jam, sering berjalan ke meja rekan kerja, hingga memilih naik tangga daripada elevator. Banyak bergerak juga akan menjauhkan Anda dari panyakit seperti diabetes tipe 2, kanker, atau penyakit jantung.

2. Makan tanpa distraksi
Multitasking makan merupakan salah satu musuh utama memiliki bentuk tubuh ideal. Pasalnya s,aat tidak fokus terhadap makanan yang dimisantapotak tidak akan menerima sinyal “kenyang” dari perut. Inilah yang membuat keinginan makan tetap ada meskipun sebenarnya tubuh sudah cukup mendapatkan asupan kalori. Karena itu, biasakan untuk makan tanpa melakukan kegiatan apapun, seperti menonton TV atau bekerja.

3. Merencanakan yang dimakan
Kebiasaan menghitung asupan kalori dari makanan yang akan dimakan secara langsung akan berdampak pada berat badan. Alasannya, dengan menghitung, kita akan semakin jeli memperkirakan kesetimbangan antara pemasukan dan pengeluaran kalori. Itulah mengapa orang yang terbiasa menghitung kalori cenderung lebih langsing. Misalnya, Anda merencanakan untuk makan popcorn selagi menonton film. Popcorn mengandung sekitar 300 kalori. Maka pastikan sebelumnya Anda tidak makan makanan dengan kalori tinggi, sehingga Anda lebih “leluasa” saat makan popcorn.

4. Makan begitu lapar, berhenti sebelum kenyang
Saat ingin makan, pastikan apakah Anda benar-benar lapar atau hanya bosan dan ingin mencicip rasa makanan. Jika benar lapar, maka makanlah tapi usahakan berhenti saat lapar sudah hilang dan sebelum kenyang. Lambung yang terlalu penuh menyulitkan makanan untuk dicerna dan meningkatkan risiko refluks asam lambung. Dan jika hanya bosan, jangan pusatkan pikiran pada makanan, melainkan kegiatan lain yang dapat mengusir bosan Anda.

5. Santap makanan yang disuka
Metode diet yang membatasi jenis-jenis makanan yang harus dimakan mungkin memiliki keterbatasan. Ini karena justru metode ini membuat orang tidak puas dengan makanan yang didisantap dan cenderung menginginkan makanan lain yang lebih memuaskannya.  Alhasil, dia mengasup lebih dari kebutuhan kalorinya. Maka sebaiknya tetaplah makan makanan yang disuka, namun diolah secara sehat dan dimakan dalam porsi yang tidak berlebihan.

 

Editor :
Asep Candra
Sumber :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s